BATAM (eska) – Seorang personel Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri) berpangkat Bripda ditemukan meninggal dunia di Rumah Susun (Rusun) Polda Kepri pada Senin (13/4).
Kabar tewasnya personel muda yang baru berdinas kurang dari satu tahun tersebut menggemparkan lingkungan kepolisian setempat.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya anggota Polri berinisial NS tersebut.
Ia mengungkapkan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum senior terhadap korban.
“Bapak Kapolda telah memerintahkan Kabid Propam dan Dirreskrimum Polda Kepri untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara tuntas, profesional, serta transparan,” ujar Nona saat memberikan keterangan, Selasa (14/4).
Nona menegaskan bahwa Polda Kepri berkomitmen penuh untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pelanggaran sekecil apa pun, terlebih yang mencoreng nama baik institusi Polri.
“Saat ini, jenazah korban telah berada di RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi. Hal ini penting guna memastikan penyebab pasti kematian secara medis dan objektif,” terangnya.
Perkara tersebut kini sedang didalami oleh Tim Pemeriksa. Polda Kepri mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi lebih jauh dan tetap menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang tengah berjalan. (Yli)



Recent Comments