BerandaSegantang LadaBintanBintan Dilanda Kekeringan Parah, Bupati Perintahkan OPD Pasok Air Bersih ke 24...

Bintan Dilanda Kekeringan Parah, Bupati Perintahkan OPD Pasok Air Bersih ke 24 Ribu KK

BINTAN (eska) – Krisis air bersih akibat kemarau panjang melanda Kabupaten Bintan. Minimnya curah hujan sejak awal tahun 2026 mengakibatkan volume air di waduk-waduk sumber baku PDAM menyusut drastis, bahkan salah satu waduk dilaporkan kering total.

Berdasarkan data BMKG, kekeringan meteorologis di Pulau Bintan tahun ini merupakan yang terparah, serupa dengan kondisi pada 1997 dan 2015.

Secara geografis, curah hujan di wilayah ini memang rendah pada periode Februari hingga Maret, namun kondisi tahun ini melampaui batas normal hingga menguras sumur-sumur warga.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergotong-royong menyalurkan air bersih kepada warga terdampak.

“Saya minta hari ini langsung dibagi tugas OPD bertanggung jawab di kecamatan mana saja. Susun skema penyalurannya. Camat dan lurah harus segera memperbarui data warga terdampak. Kita berkolaborasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta lintas sektoral lainnya,” tegas Roby dalam Rapat Koordinasi di Kantor Bupati Bintan, Rabu (25/03).

Roby menekankan agar penyaluran air memanfaatkan seluruh sarana prasarana yang ada, termasuk dukungan dari pihak swasta.

“Kita masih punya sumber air alternatif selain PDAM. Manfaatkan semua potensi yang ada. Ini langkah jangka pendek yang mendesak,” tambahnya.

Data BPBD Bintan mencatat sebanyak 24.479 Kepala Keluarga (KK) kesulitan mendapatkan air bersih.

Krisis ini tersebar merata di hampir seluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Mantang dan Tambelan yang kondisinya masih terkendali.

Selain upaya teknis, Pemkab Bintan juga mempertimbangkan usulan modifikasi cuaca. Sebagai pelengkap ikhtiar, Roby mengarahkan seluruh jajaran camat dan masyarakat untuk melaksanakan salat Istisqa (salat memohon hujan).

“Jalur darat kita suplai air, jalur udara kita upayakan modifikasi cuaca jika memungkinkan, dan jalur langit kita tempuh lewat salat Istisqa. Kita mulai pusat kegiatannya di Kantor Bupati, lalu menyusul di tiap kecamatan. Semoga doa kita diijabah agar kondisi segera normal,” pungkas Roby. (Yli)

Baca Juga:  Komitmen Layanan Kesehatan Diakui Pusat, Pemkab Bintan Raih UHC Award 2026
RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments