BerandaeskaFlashDebit Air Waduk Meningkat, PDAM Tirta Kepri Mulai Normalkan Distribusi ke Pelanggan

Debit Air Waduk Meningkat, PDAM Tirta Kepri Mulai Normalkan Distribusi ke Pelanggan

BINTAN (eska) – Layanan air bersih PDAM Tirta Kepri mulai kembali normal menyusul meningkatnya debit air di sejumlah waduk setelah wilayah tersebut diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.

Pjs. Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdul Razak, mengungkapkan bahwa kondisi waduk mengalami peningkatan signifikan.

Hal ini terutama terlihat di Waduk Gesek yang sebelumnya terdampak cukup parah oleh kemarau panjang.

“Alhamdulillah, berkat hujan beberapa hari ini, Waduk Gesek sudah kembali penuh. Pelanggan yang sebelumnya dialihkan distribusinya, kini sudah kembali dilayani melalui IPA CGS,” jelas Razak, Rabu (8/4).

Ia merincikan, saat krisis air berlangsung, Waduk Gesek hanya mampu melayani sekitar 2.000 pelanggan, sehingga 5.000 pelanggan lainnya terpaksa dialihkan ke pasokan Sungai Pulai. Namun per hari ini, seluruh pelanggan tersebut telah mendapatkan layanan secara normal.

Selain wilayah Gesek, Razak menambahkan bahwa pelayanan air di wilayah Kijang juga sudah berjalan stabil selama 24 jam.

“Untuk Kijang, pelayanan sudah normal 24 jam. Ketinggian air waduk terus merangkak naik, pagi tadi tercatat mencapai 1,76 meter,” tambahnya.

Meski demikian, untuk wilayah Sungai Pulai, meskipun layanan tetap berjalan 24 jam, tekanan air ke rumah pelanggan diakui masih belum optimal.

Hal ini dikarenakan kenaikan debit air di lokasi tersebut belum setinggi wilayah lainnya.

“Di Sungai Pulai tekanan air memang kami kurangi karena kondisi air baku belum pulih sepenuhnya. Saat ini ketinggian air berada di kisaran 0,80 hingga 0,85 meter, masih di bawah batas normal,” ungkap Razak.

Pihak PDAM Tirta Kepri berharap curah hujan terus konsisten meningkat agar seluruh cadangan air baku di waduk kembali normal. Dengan begitu, distribusi air bersih ke seluruh lapisan masyarakat dapat berjalan maksimal tanpa kendala tekanan. (Yli)

Baca Juga:  Lansia 84 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Kampung Baru
RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments