BerandaSegantang LadaBintanDua Tahun Berturut-turut, Kabupaten Bintan Raih Penghargaan UHC Nasional

Dua Tahun Berturut-turut, Kabupaten Bintan Raih Penghargaan UHC Nasional

Bintan (eska) – Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Untuk kedua kalinya, Bintan menerima penghargaan bergengsi atas keberhasilan menjamin layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menerima langsung Penghargaan UHC (Universal Health Coverage) Awards Tahun 2026 yang diserahkan melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI serta diinisiasi oleh BPJS Kesehatan.

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa Program JKN adalah wujud nyata kehadiran negara sesuai amanat UUD 1945.

Program ini menjadi ikhtiar agar seluruh rakyat tanpa terkecuali dapat mengakses layanan kesehatan yang layak.

Kabupaten Bintan dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). L

Berdasarkan data per Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Bintan telah mencapai 99,01 persen dari total jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan sebesar 81,01 persen.

Angka ini membawa Bintan melampaui ambang batas Jaminan Kesehatan Semesta atau UHC.

“Kesehatan dan pendidikan adalah hak dasar masyarakat yang harus kita penuhi dengan pelayanan terbaik. Di Bintan, selain program berobat gratis cukup dengan KTP/KK, masyarakat juga secara bertahap kita berikan cakupan BPJS Kesehatan. Inovasi dan terobosan yang bermanfaat akan terus kita kembangkan,” ujar Roby.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bintan melalui Dinas Kesehatan berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan, mulai dari tingkat dasar di Puskesmas dan Posyandu hingga tingkat lanjut di RSUD.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, menambahkan bahwa penghargaan kedua ini diraih karena Bintan konsisten mempertahankan kepesertaan di atas 95 persen.

“Alhamdulillah, ini UHC kedua bagi Bintan. Sebelumnya cakupan kita di angka 96,6 persen. Kita tidak hanya mempertahankan batas minimal 95 persen, tapi juga meningkatkannya hingga kini mencapai lebih dari 99 persen,” jelas Retno, Rabu (28/1).

Baca Juga:  Rentetan Bunuh Diri Guncang Tanjungpinang, Tiga Nyawa Melayang dalam Sebulan

Ke depan, Pemkab Bintan menegaskan bahwa jaminan kesehatan ini akan dibarengi dengan peningkatan fasilitas medis secara maksimal agar warga mendapatkan pelayanan yang adil dan bermutu. (Yli)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments