Bintan (eska) – Menjelang libur panjang sekolah, jumlah pengurusan paspor di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Tanjung Uban mengalami peningkatan signifikan.
Kepala Kanim Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, mengatakan bahwa meski permintaan paspor melonjak tajam, pihaknya tetap membatasi kuota harian. Langkah ini diambil guna mengantisipasi terjadinya antrean panjang di ruang pelayanan.
“Memang dalam satu minggu terakhir pengajuan pembuatan paspor sangat banyak, namun kami tetap menyesuaikan dengan aturan pemberian kuota yang terbatas,” jelas Adi, Kamis (15/6).
Adi menyebutkan, dalam prosedur normal, pemohon baru bisa mendapatkan paspor empat hari setelah proses permohonan diajukan. Lonjakan pengajuan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak imigrasi untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terkait detail peningkatan tersebut, Adi mengungkapkan bahwa pada hari-hari biasa, jumlah pemohon paspor rata-rata hanya berkisar 15 orang per hari. Namun, menjelang musim liburan ini, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai puluhan orang.
“Untuk hari ini saja ada sekitar 50 pemohon, bahkan bisa lebih. Namun sesuai aturan yang berlaku, kami batasi kuotanya hanya untuk 50 pemohon per hari,” ucapnya.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tengah lonjakan ini, Kanim Tanjung Uban berencana menyediakan fasilitas tambahan berupa pemeriksaan atau pengobatan gratis bagi warga yang sedang mengurus paspor.
Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.
“Nantinya kami akan membuka posko pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat yang sedang mengantre bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis,” pungkasnya. (Yli)



Recent Comments