Bintan (eska) – Kapal Motor (KM) Samudra yang bermuatan 50 fiber ikan dilaporkan tenggelam di perairan Tekulai, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, pada posisi koordinat 0^\circ 57’19.8″ \text{N } 104^\circ 18’16.2″ \text{E}.
Kapolres Bintan, AKBP Arrya Satria Bhawana, melalui Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril, mengonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Anai, Tanjungpinang, menuju Pelabuhan Tanjung Riau, Sekupang, Kota Batam.
“Sekitar pukul 17.00 WIB, kapal mengalami kebocoran pada lambung bagian kanan,” ujar Iptu Syafril, Selasa (3/2/2026).
Empat kru kapal sempat berupaya menguras air laut yang masuk, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Memasuki pukul 18.00 WIB, mesin kapal mati total hingga akhirnya kapal mulai terbawa arus dan tenggelam di perairan Anak Lobam.
“Kami menerima informasi pukul 18.40 WIB dan segera mengerahkan personel menggunakan speedboat Satpolairud untuk memberikan pertolongan,” tambahnya.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan para korban sedang mengapung di sekitar titik karamnya kapal. Beruntung, aksi cepat petugas berhasil menyelamatkan seluruh awak kapal.
“Empat orang, termasuk nakhoda, berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat. Saat ini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing di Batam,” jelas Syafril.
Daftar Awak Kapal yang Selamat:
* Suhaidi (49): Nakhoda
* Usman (49): ABK
* Sadri Ardyansyah (23): ABK
* Nasrun (58): KKM
Terakhir, Iptu Syafril mengimbau para nelayan dan pelaku transportasi laut untuk selalu waspada mengingat kondisi cuaca di perairan Bintan yang sedang tidak stabil.
“Angin kencang dan gelombang kuat masih terjadi, harap utamakan keselamatan saat beraktivitas di laut,” pungkasnya. (Yli)



Recent Comments