BerandaSegantang LadaBintanPantau Pasar di Bintan, Bapanas: Harga Cabai Mulai Turun, Stok Pangan Terkendali

Pantau Pasar di Bintan, Bapanas: Harga Cabai Mulai Turun, Stok Pangan Terkendali

Bintan (eska) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan pengawasan terpadu terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bintan, Selasa (10/02).

Peninjauan ini menyasar dua titik utama, yakni Pasar Tradisional Barek Motor dan Swalayan WS, guna memastikan stabilitas pangan bagi masyarakat.

Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menyampaikan bahwa pengawasan lapangan ini merupakan tindak lanjut mandat dari Kepala Badan Pangan Nasional.

Kegiatan ini melibatkan tim gabungan dari Satreskrim Polres Bintan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau, Disperindag, petugas pencatat SP2KP, serta Perum Bulog.

“Dari pantauan di lapangan, secara umum 10 komoditas pangan utama tersedia dengan harga yang masih terjangkau,” ujar Nita di sela-sela peninjauan.

Meski demikian, ia mencatat adanya beberapa komoditas yang harganya masih melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP), terutama cabai rawit dan cabai merah.

Fenomena ini menurutnya terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia akibat faktor cuaca yang menghambat pasokan dari daerah penghasil.

“Harga cabai terpantau mulai turun dibandingkan pekan lalu, kini di kisaran Rp78.000 per kilogram. Sementara komoditas lain seperti telur ayam ras, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih cenderung stabil,” tambahnya.

Nita merinci, fokus pengawasan tim terpadu meliputi beras, jagung pipilan, kedelai, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, daging sapi, daging ayam ras, hingga telur ayam.

Khusus untuk Beras SPHP di wilayah Kepulauan Riau (Zona 2), Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram.

Hasil pantauan menunjukkan beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp63.000, sedangkan beras premium dibanderol Rp77.000 per 5 kilogram, masih sesuai dengan harga acuan.

“Insyaallah, dengan kondisi pasokan yang terjaga dan harga yang relatif terkendali ini, masyarakat Bintan dapat memasuki bulan Ramadan dengan lebih tenang,” pungkasnya. (Yli)

Baca Juga:  Menteri Agama Lantik Pengurus BP4 Kepri, Ansar: Keluarga Fondasi Utama Pembangunan
RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments