BINTAN (eska) – Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban menggelar simulasi penanganan tumpahan minyak akibat tabrakan kapal di perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Senin (26/01).
Dalam skenario simulasi tersebut, insiden pelayaran yang melibatkan dua kapal menyebabkan lambung kapal robek hingga mengakibatkan tumpahan minyak solar.
Menanggapi kondisi darurat ini, PPLP Tanjunguban mengerahkan kapal patroli untuk menyebarkan Oil Boom—alat khusus untuk melokalisir dan menyaring tumpahan minyak agar tidak meluas.
Plt Kepala PPLP Tanjunguban, Alfaizul, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT KPLP ke-53 sekaligus HUT PPLP Tanjunguban ke-38.
“Ada beberapa rangkaian kegiatan utama, mulai dari simulasi penanganan tumpahan minyak, penanggulangan kebakaran kapal, hingga aksi bakti sosial,” jelas Alfaizul.
Selain penguatan aspek teknis keselamatan laut, PPLP Tanjunguban juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan empat unit kursi roda kepada masyarakat Tanjunguban yang membutuhkan.
Lebih lanjut, Alfaizul menambahkan bahwa agenda peringatan ini akan berlanjut dengan berbagai program sosial lainnya di beberapa titik.
“Kami juga akan mengadakan donor darah serta pelaksanaan sunat massal yang dijadwalkan berlangsung di Kota Tanjungpinang,” pungkasnya. (Yli)



Recent Comments