Bintan (eska) – Setelah dinanti selama bertahun-tahun, Dermaga Kecamatan Mantang di Desa Mantang Lama akhirnya resmi beroperasi.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, meresmikan langsung dermaga yang diberi nama ‘Mak Yong’ tersebut pada Sabtu sore (21/02).
Rehabilitasi dermaga ini merupakan realisasi dari usulan skala prioritas dalam Musrenbang Kecamatan yang dieksekusi pada akhir 2025 lalu.

Keberadaannya kini menjadi urat nadi utama bagi aktivitas mobilitas masyarakat Mantang.
“Alhamdulillah, dermaga ini telah kita resmikan dan sudah bisa digunakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Roby didampingi Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, usai prosesi pemotongan pita.
Dalam kunjungannya yang bersempena dengan Safari Ramadan Pemkab Bintan tersebut, Roby mengakui masih banyak tugas pembangunan (PR) di wilayah Mantang, mulai dari akses jalan lingkar hingga pengadaan Kapal Puskesmas Keliling. Namun, perbaikan dermaga utama didahulukan karena sifatnya yang sangat vital.
“Fokus utama dan prioritas kita arahkan ke perbaikan dermaga ini. Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan optimalisasi akses ini. Semoga membawa manfaat bagi semua,” tambahnya.
Kini, dermaga tersebut tampil lebih modern dengan fasilitas pendukung seperti gedung ruang tunggu, kursi yang nyaman, pagar pembatas, hingga toilet umum guna menjamin kenyamanan warga saat bepergian.

Filosofi Nama ‘Mak Yong’
Penyematan nama ‘Mak Yong’ sendiri diambil dari seni teater tradisional khas masyarakat Melayu Mantang yang telah mendunia.
Berbeda dengan Mak Yong di Malaysia atau Thailand, Mak Yong asli Mantang memiliki ciri khas unik pada penggunaan topeng dan tokoh ikonik bernama Awang.
Menutup sambutannya, Bupati Roby berpesan agar masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Pesan kami, jaga dan rawat fasilitas ini. Ini milik kita bersama untuk kepentingan lintas generasi,” pungkasnya. (Adv)



Recent Comments