BerandaHeadlineSensus Ekonomi 2026: Ansar Ahmad Bidik Arah Kebijakan Maritim Kepri

Sensus Ekonomi 2026: Ansar Ahmad Bidik Arah Kebijakan Maritim Kepri

Tanjungpinang (Eska) — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad resmi meluncurkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu, 17 Juni 2026.

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti dan Kepala BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga, mendampingi Gubernur Ansar dalam pencanangan agenda nasional sepuluh tahunan tersebut.

Pendataan ekonomi terbesar di Indonesia ini bergulir sudah dimulai. Petugas sensus akan mendatangi pelaku usaha di seluruh wilayah Kepri hingga 31 Agustus 2026.

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan hasil sensus ini sangat vital. Pemerintah daerah membutuhkan data tersebut sebagai pedoman strategis untuk merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi masa depan.

“Wilayah Kepri terdiri dari 98 persen laut. Hasil sensus ini sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi maritim kita,” ujar Ansar.

Ansar menginstruksikan para kepala daerah, camat, lurah, hingga aparat penegak hukum untuk mendukung penuh agenda ini. Partisipasi masyarakat menentukan keberhasilan pendataan ekonomi daerah.

Ia berharap seluruh pelaku usaha memberikan data yang benar. Kontribusi maksimal masyarakat akan membantu pemerintah merancang program ekonomi inklusif demi kemajuan Kepulauan Riau.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik mewajibkan pelaksanaan sensus ekonomi setiap akhir dekade.

Menurut Amalia, dinamika aktivitas ekonomi dalam sepuluh tahun terakhir berubah sangat cepat. Oleh karena itu, pemerintah memerlukan data mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Keberhasilan sensus ekonomi memiliki dua syarat utama. Pertama, petugas mendata semua sektor. Kedua, responden memberikan data akurat,” tegas Amalia. (mff)

Baca Juga:  Pembangunan Pagar di Depan PT Prendjak Dinilai Tabrak Perda
RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments